succes story : Tukul Arwana
"Saya ini seperti pisau yang jelek tapi diasah terus sehingga bisa jadi
tajam,"sebut sesosok pria yang kini enam hari sekali menjumpai pemirsa
di stasiun Trans7 melalui program Empat Mata. Mudah ditebak, sosok itu
adalah Tukul Arwana. Banyolan yang khas, tepuk tangan ala monyet, bahasa
inggris yang kacau, kepolosan dan penampilan konyol yang menjadi trade
mark-nya, mampu mengantarkan pria bernama asli Tukul Riyanto ini
mencapai puncak keemasannya.
